Manfaat Sedekah

Memberikan sebagian dari harta kita kepada orang lain tentu akan membuat orang lain yang menerimanya senang.

Namun manfaat sedekah apakah hanya untuk membuat orang lain senang saja?

Berikut ini adalah beberapa manfaat sedekah:

  1. Bersedekah mampu melipatgandakan harta Anda. Ini sesuai dengan janji Allah dalam Q.S Al-An’am (160) yang artinya berbunyi: “Barangsiapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).”
    Kemudian dari Q.S Saba’ (39) : “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rizki yang sebaik-baiknya.”  Dan Rasulullah SAW bersabda, "Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan, bahkan akan bertambah, akan bertambah, dan akan bertambah."
  2. Bersedekah dapat mengurangi dosa yang telah lalu. Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah menghapus dosa, seperti air memadamkan api.”
  3. Bersedekah menghindarkan Anda dari kematian yang su’ul khatimah (kematian tidak beriman). Dikatakan oleh hadits sbb: “Sesungguhkan sedekah itu akan memadamkan amarah Allah dan menghindarkan diri dari kematian yang buruk.”
  4. Bersedekah menghindarkan Anda dari musibah. Jadi dapat dikatakan bahwa sedekah berperan sebagai penolak bencana / bala, karena Tuhan mencintai orang-orang yang bersedekah.
  5. Bersedekah membuat badan menjadi sehat dan menyembuhkan penyakit jasmani dan rohani, karena membuat hati Anda terasa damai, tenang, dan terhindar dari hal negatif. Rasulullah SAW bersabda, "Obatilah penyakitmu dengan bersedekah."
  6. Bersedekah membuat Anda berumur panjang karena Anda akan selalu dijaga oleh Tuhan agar terhindar dari musibah. Rasulullah SAW bersabda, "Sedekah dapat menolak musibah serta dapat menambah keberkahan umur."
  7. Bersedekah dapat menjadi penaung pada hari kiamat. Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya yang akan menaungi orang mukmin pada hari kiamat kelak adalah sedekah."
  8. Bersedekah sebagai benteng harta Anda dan melapangkan rezeki. Rasulullah SAW bersabda, "Bentengilah harta bendamu dengan sedekah."
  9. Bersedekah akan mendapat pahala yang berlipat ganda.
  10. Bersedekah dapat mempererat hubungan si fakir dan si kaya.
  11. Bersedekah dapat menjadikan pribadi yang mulia.
  12. Bersedekah dapat mengurangi tindak kejahatan kriminal.

 

Berikut ini beberapa kisah nyata keajaiban sedekah:

Supir yang Gajinya Kecil

“Supir ini datang ke Klinik Spiritual dan Konseling Wisata Hati. Dia bilang gajinya cuma 800 ribu, padahal anaknya lima! Ia ingin gajinya jadi 1,5 juta!” ujar Ustadz Yusuf sambil duduk bersila di permadani.

Dengan bijak, Ustadz Yusuf mengajak supir itu mensyukuri terlebih dahulu apa yang telah didapatkannya selama ini. Kemudian ia menunjukkan surat Al An’am 160 dan surat 65 ayat 7, mengenai anjuran bagi yang kaya untuk membagi kekayaannya dan yang mampu membagi kemampuannya.

Supir itu lantas bertanya,”Kapan ayat-ayat itu dibaca dan berapa kali, Ustad?”

“Nah, inilah kelemahan orang kita,” potong Ustadz Yusuf sejenak, “Qur’an hanya untuk dibaca!”

Agak kesal dengan pertanyaan sang supir, Ustadz Yusuf menyuruhnya segera berdiri. Kemudian ia bertanya, ”Maaf… boleh saya tanya pertanyaan yang sifatnya pribadi?”

Supir itu mengangguk.

“Nggak bakal tersinggung?”

Kembali supir itu mengangguk.

“Bawa duit berapa di dompet?” desak Ustadz Yusuf.

Supir itu mengeluarkan uangnya dalam dompet, jumlahnya seratus ribu rupiah. Langsung Ustadz Yusuf mengambilnya.

“Nah, uang ini akan saya sedekahkan, ikhlas?”

Supir itu menggaruk-garukkan kepalanya, namun sejurus kemudian mengangguk dengan terpaksa.

“Dalam tujuh hari kerja, akan ada balasan dari Allah!”

“Kalau nggak, Ustad?”

“Uangnya saya kembaliin!”

Mulailah sejak itu ia menghitung hari. Hari pertama tidak ada apa-apa, demikian pula hari kedua, bahkan pada hari ketiga uangnya hilang sejumlah 25 ribu rupiah. Rupanya ketika ditanya Ustadz Yusuf tempo hari, sebenarnya ia bawa uang 125 ribu rupiah, namun terselip.

Pada hari keempat supir itu diminta atasannya untuk mengantar ke Jawa Tengah. Selama empat hari empat malam mereka pergi. Begitu kembali, atasannya memberikan sebuah amplop, “Ini hadiah istri kamu yang kesepian di rumah,” begitu katanya.

Ketika amplop itu dibuka, "Subhanallah…. Jumlahnya 1,5 juta rupiah."

Belum Menikah

Kemudian Ustadz Yusuf Mansur bertanya, “Siapa yang belum nikah?”

Serentak hampir semua peserta mengacungkan tangan dengan semangat, seraya bergurau.

“Nah, selain untuk memanjangkan umur, mengangkat permasalahan, sedekah juga mampu membuat orang yang belum kawin jadi kawin, dan yang udah kawin…”

“Kawin lagi???” jawab beberapa peserta, kompak!

Ustadz Yusuf tertawa, “Yang udah kawin… makin sayang…”

Lalu mengalunlah sebuah cerita lain. Ada seorang wanita berusia 37 tahun yang belum menikah mengikuti seminarnya. Setelah mendengarkan faedah sedekah, wanita itu lantas pergi ke masjid terdekat dari rumahnya dan bertanya pada penjaga masjid itu.

"Maaf, Pak… kira-kira masjid ini butuh apa? Barangkali saya bisa bantu…”

“Oh, kebetulan. Kami sedang melelang lantai keramik masjid. Satu meternya 150 ribu…”

Wanita itu menarik sejumlah uang dari sakunya, yang berjumlah 600 ribu. Tanpa pikir panjang ia membeli empat meter persegi lantai tersebut, ”Mudah-mudahan hajat saya terkabul…” harapnya.

Subhanallah… Allah menunjukkan keagungan-Nya. Minggu itu juga datang empat orang melamarnya!

“Itulah sedekah!” Sulit akan menjadi mudah, berat menjadi ringan, asal kita sedekah.

Tukang Bubur

Sebuah kisah unik lainnya terjadi. Suatu hari, seorang wartawan mengajak Ustadz Yusuf ke Semarang, hanya untuk berpose dengan sebuah mobil Mercedez New Eyes E 200 Compresor baru. Tak ada yang istimewa dengan mobil itu kecuali harganya yang mahal, sekitar 725 juta rupiah, dan mobil itu milik seorang tukang bubur keliling!

Loh, bagaimana bisa seorang tukang bubur punya Mercy? Bisa aja kalau Allah berkehendak. Tukang bubur itu tentunya tak pernah bermimpi bisa memiliki sebuah mobil Mercedez baru. Namun kepeduliannya kepada orang tua, justru membuatnya kejatuhan bulan.

Karena orang tuanya ingin naik haji, tukang bubur itu giat sedekah. Ia sengaja menyediakan kaleng kembalian satu lagi, khusus uang yang ia sedekahkan. Yang kemudian ia tabung di sebuah bank. Ketika tabungannya itu telah mencapai 5 juta, ia mendapatkan satu poin memperebutkan sebuah mobil mercy. Dan si tukang bubur itulah yang memenangkan hadiah mobil tersebut.

Karena tak mampu membayar pajaknya sebesar 25%, seorang Ustadz bernama Hasan, pemilik Unisula, membantunya. Maka, jadilah mobil itu milik tukang bubur.

Terlilit Hutang 100 Juta

Kisah terakhir, tentang hutang 100juta yang lunas hanya dengan sedekah 100 ribu rupiah. Orang ini mendengarkan ceramah seorang Ustadz yang mengatakan, kalau sedekah itu dapat membeli penyakit, dapat membayar hutang, dan dapat menyelesaikan masalah. Teringat hutangnya sejumlah 100 juta, ia menyedekahkan uang yang ada, sebesar 100 ribu.

Dalam hatinya ia berharap hutangnya dapat cepat lunas. "Dan… Allah mengabulkan doanya secepat kilat. Begitu pulang dari pengajian, saat menyebrang jalan, orang itu tertabrak mobil dan lunaslah hutangnya!” seru Ustadz Yusuf berapi-api.

Semua peserta melongo kemudian tertawa. Hampir semua menebak orang itu meninggal, sehingga si pemilik piutang mengikhlaskan hutangnya.

“Nggak!” koreksi Ustadz Yusuf cepat, “Dia cuma pingsan. Kebetulan yang nabrak orang kaya. Selain dibawa ke rumah sakit, dia juga melunasi hutangnya!”

Itulah… Allah punya cara tersendiri untuk menolong hamba-Nya.

Sembuh dari Demam Berdarah (Ibu Erin, 29 tahun, Semarang)

Waktu hamil anak pertama (tepat setelah mengadakan pengajian syukuran 4 bulanan kehamilan) saya sempat sakit keras Demam Berdarah Dengue. Seumur hidup saya tidak pernah yang namanya sakit keras sampai harus opname di rumah sakit, kecuali hanya sakit batuk pilek.

Saya mengalami pendarahan hebat, mimisan hebat, muntah darah, saat menelan ludah yang saya telan berasa darah yang mengalir deras. Trombosit darah drop dari yang normal seharusnya 150ribu menjadi 13ribu. Sampai saya ditransfusi trombosit darah golongan AB. Tapi 2 kantong trombosit darah tidak mampu juga menaikkan trombosit darah saya.

Pasokan darah di PMI habis, hingga akhirnya keesokan harinya suami mendapat bantuan dari seorang teman yang berdarah AB, beruntung kantong trombosit ke-3 pun datang. Trombosit darah saya mulai naik. Yang semula saya sering berbicara ngelantur tentang kematian, saat itu saya mulai semangat berjuang untuk sembuh demi suami saya tercinta.

Saya bersyukur sekali dan berharap janin yang saya kandung tidak menerima dampak yang sedang saya alami pada saat itu. Kesembuhan saya tidak luput dari pertolongan orang lain yang bersedia menyumbangkan darahnya kepada saya. Ternyata selama ini suami saya rajin bersedekah tanpa sepengetahuan saya. Mungkin saat itu Tuhan mendengar doa suami, untuk kesembuhan istrinya. Tuhan masih memberi kesempatan hidup untuk saya melahirkan anak yang saya kandung dengan lancar, normal, dan sehat wal'afiat. Alhamdulillahirabbilalamin.. benar-benar pengalaman yang tidak pernah saya lupakan. Sekarang saya jadi ikut-ikutan suami mulai rajin bersedekah."

Impian Membeli Rumah (Ibu Nunik, 33 tahun, Magelang)

Dulu saya adalah seorang kontraktor (kontraktor = tidak punya rumah, tapi masih ngontrak rumah sana-sini). Suami saya seorang PNS dengan gaji yang cukup untuk makan dan habis untuk bayar transportasi berangkat dan pulang kerja di luar kota. Sedangkan saya seorang PNS yang pelit, yang selalu mempunyai niat menabungkan gaji saya perbulan untuk membeli rumah. Tapi ternyata tabungannya tidak pernah terkumpul untuk dapat membeli sebuah rumah yang harganya puluhan juta.

Setelah saya membaca buku 'keajaiban sedekah', saya mulai melakukan sedekah rutin tiap bulan hanya Rp. 50.000, dengan niat supaya saya diberi kemudahan Allah untuk membangun tempat berteduh untuk keluarga saya. Dalam waktu tidak lama, ada seorang Ibu yang datang kepada saya menawarkan rumahnya agar dibeli, karena uangnya akan dipakai untuk pergi haji Ibu tersebut. Cukup memberikan DP rumah 50 juta, dan sisanya (100 jt) bisa dicicil semampu saya tanpa batas waktu. Bagi saya itu kemudahan yang luar biasa.

Saya akhirnya bisa menyicil rumah tanpa bunga kepada ibu pemilik rumah tersebut. Dan sejak itu saya meyakini kehebatan sedekah yang diberikan di depan akan membawa kemudahan pada kehidupan selanjutnya. Selamat bersedekah, dan nantikan keajaiban yang akan muncul.

 

Referensi: blog

Jika Anda mempunyai kisah keajaiban sedekah yang ingin ditampilkan di website ini, silakan mengirimkan kepada kami melalui halaman Kontak.

Didukung oleh OpenCart
Toko Faiza © 2017